Sistem Pengereman Collision Warning Full Auto Brake (CWAB)
Sistem Pengereman Collision Warning
Full Auto Brake (CWAB)
Nama :
- David Saputra 12114564
-
Halimul Aula 1C114797
PENDAHULUAN
Faktor keselamatan dalam dunia otomotif
menjadi faktor penting namun masih dipandang sebelah mata. Hal ini dibuktikan
oleh statistik kecelakaan lalu lintas, dimana setiap tahun ada sekitar 1,2 juta
orang meninggal karena kecelakaan lalu lintas. Salah satu kecelakan yang sering
terjadi pada mobil adalah tabrakan dari arah belakang, ini terjadi karena
respon sopir dalam mengerem kurang bereaksi pada waktunya. Untuk mengatasi
permasalahan ini, ada sebuah teknologi yang akan bahas, disimak baik-baik
yaa.
Teknologi itu
bernama Collision Warning Full Auto Brake (CWAB) dari Volvo,
teknologi inovatif ini berfungsi untuk membantu pengemudi dalam menghindari
tabrakan potensial dan untuk mengurangi dampak kecepatan potensial ketika
tabrakan tidak dapat dihindari lagi. Collision Warning Full Auto Brake dalam
bahasa Indonesia dapat diartikan sistem peringatan tabrakan dengan Auto Brake
dimana pada depan mobil selalu dipantau oleh Radar Longrange dan Sensing Wide
Angle. Kamera juga dipasang di depan interior spion atau cermin. Lalu
sebuah peringatan dan rem tambahan juga disediakan untuk mengantisipasi
tabrakan dengan kendaraan lainnya. baik ketika mobil melaju pada putaran tinggi
atau rendah.
Apa itu Collision Warning Full Auto
Brake (CWAB)?
Collision Warning Full
Auto Brake itu adalah teknologi untuk mendeteksi posisi kendaraan di depan
melalui radar dan juga sensor kamera. Kemudian memicu kamera sistem pengereman
otomatis jika pengemudi tidak menyadari adanya potensi kecelakaan. CWAB
ini mempunyai jarak efektif sekitar 150 meter dengan kendaraan lain yang dapat
ditangkap oleh radar dan kamera.
Cara Kerja Collision Warning Full
Auto Brake (CWAB)
Ketika jarak mobil
semakin dekat dengan kendaraan lain yang ada didepannya, sistem CWAB akan
memberi sebuah peringatan kepada pengemudi. Namun jika pengemudi tidak merespon
atau telat menanggapi peringatan tersebut, maka CWAB secara otomatis akan
mengerem kendaraan.
Selain itu CWAB juga
mengaplikasikan City Safety yang dilengkapi dengan sensor laser. Sensor laser
mampu memonitor berbagai objek pada jarak 10 meter dan jika sensor membaca
adanya persimpangan dan kemacetan lalu lintas, maka sinyal akan disampaikan ke
Electronik Control Unit (ECU) agar kecepatan mobil dikurangi. Misal mobil
berjalan di kecepatan 15 km/jam, lalu ada kendaraan lain yang melaju pelan
ataupun berhenti di depan dan pengemudi tidak menanggapi atau tidak tahu, maka
komputer akan otomatis menekan rem 50%.
Sensor-Sensor Pada
Collision Warning Full Auto Brake (CWAB)
Sensor 77-GHz mekanis
scanning radar forward looking
Sensor ini terpasang
pada gril kendaraanm untuk mengukur informasi target seperti rentang atau
tingkat jangkauan serta sudut di depan kendaraan pada area 15 derajat.
CMOS kamera pemindaian
Sensor kamera ini
mempunyai ukuran 640 x 480 pixel hitam dan putih progresif dan dipasang di
belakang kaca spion dalam bersama dengan unit kontrol. Sensor kamera cerdas ini
berfungsi untuk mengklasifikasikan benda yaitu apakah benda tersebut kendaraan
atau non kendaraan, misal sebagai kendaraan kamera ini dalam tampilan area 48
derajat. Kamera ini juga menentukan posisi objek, misal pejalan kaki atau
pesepeda, berhenti atau sedang melaju. Sedangkan unit kontrol memantau terus
dan mengevaluasi lalu lintas di sekitar mobil.
Langkah Peringatan Kemungkinan
Tabrakan
Collision Warning Full
Auto Brake (CWAB) memberikan informasi adanya resiko tabrakan. Lalu langkah
pertama, CWAB akan membidik atau mensensor adanya kendaraan. Kemudian
menghitung peringatan total jarak, yaitu memperdiksikan jarak yang diperlukan
untuk menghindari tabrakan.
Namun secanggih apapun
teknologi pada mobil, kita harus selalu waspada karena teknologi hanya membantu
saja. Jadi inilah teknologi Collision Warning Full Auto Brake (CWAB).
FLOWCHART
KESIMPULAN
Collision Warning Full
Auto Brake (CWAB) dari Volvo, teknologi inovatif ini berfungsi untuk
membantu pengemudi dalam menghindari tabrakan potensial dan untuk mengurangi
dampak kecepatan potensial ketika tabrakan tidak dapat dihindari lagi.
Collision Warning Full Auto Brake dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sistem
peringatan tabrakan dengan Auto Brake dimana pada depan mobil selalu dipantau
oleh Radar Longrange dan Sensing Wide Angle. Selain itu CWAB juga
mengaplikasikan City Safety yang dilengkapi dengan sensor laser. Sensor laser
mampu memonitor berbagai objek pada jarak 10 meter dan jika sensor membaca
adanya persimpangan dan kemacetan lalu lintas, maka sinyal akan disampaikan ke
Electronik Control Unit (ECU) agar kecepatan mobil dikurangi. Misal mobil
berjalan di kecepatan 15 km/jam.
Komentar
Posting Komentar